Tampilkan postingan dengan label tugas Lab SIM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas Lab SIM. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Oktober 2008

All About STEKPI

Profil STEKPI

STEKPI school of business and management adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan perbankan Indonesia. Yang memberikan kesempatan bagi lulusan SMA atau sederajat untuk mengikuti pendidikan jalur akademik dibidang dibidang, manajemen dan akuntansi khususnya keuangan dan perbankan.
STEKPI diselenggarakan oleh Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia (YAPPINDO) dan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN - PT).
Pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan perkembangan transaksi Internasional yang dinamis telah menciptakan kebutuhan akan diversifikasi serta peninggkatan kualitas SDM yang diperlukan dalam setiap aktivitas ekonomi baik yang bergerak dibidang barang maupun dibidang jasa.
Keutuhan ini semakin terasa di dalam negeri karena semakin besarnya gap antara kualitas lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang tersedia dengan kualitas tenaga kerja dan profesional yang dibutuhkan oleh dunia usaha.
Karena itu STEKPI sebagai salah satu perguruan tinggi yang menghasilkan Sarjana Ekonomi yang berkualitas, sangat menyadari hal ini dan terus berusaha melakukan berbagai langkah yang bersifat proaktif sesuia dengan visinya menjadi Center of Excellence dibidang Pendidikan Ekonomi, Keuangan dan Perbankan di Indonesia.


Kampus STEKPI terletak di jalan Kampus STEKPI, no.1, Kalibata Jakarta Selatan dengan luas tanah 2,6 Ha dan luas bangunan 12.050 m2. Bangunan ini terdiri dari:


GEDUNG STEKPI
Plaza Utama
Bangunan Plaza Utama merupakan penghubung antara Gedung Rektorat menuju ke Gedung Kuliah. Bangunan Plaza Utama ini terdiri dari :
1.Ruang Dosen A, yaitu ruangan bagi dosen tetap STEKPI yang dilengkapi dengan fasilitas ruang rapat dosen serta ruang komputer.
2.Ruang Dosen B, yaitu ruangan bagi dosen tetap STEKPI, yang dilengkapi dengan fasilitas ruang komputer.
3.Ruang Bagian Pelayanan Administrasi Akademik Mahasiswa.
4.Ruang Tunggu Dosen tidak tetap dan Pelayanan Perkuliahan.
5.Kantor Kas Pembantu Bank Bukopin.
Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Bangunan ini terletak di belakang Gedung Kuliah yang merupakan bangunan yang digunakan untuk segala kegiatan Senat Mahasiswa dan Organisasi Kemahasiswaan STEKPI lainnya.


Kampus STEKPI terletak di jalan Kampus STEKPI, no.1, Kalibata Jakarta Selatan dengan luas tanah 2,6 Ha dan luas bangunan 12.050 m2. Bangunan ini terdiri dari:


GEDUNG STEKPI
Plaza Utama
Bangunan Plaza Utama merupakan penghubung antara Gedung Rektorat menuju ke Gedung Kuliah. Bangunan Plaza Utama ini terdiri dari :
1.Ruang Dosen A, yaitu ruangan bagi dosen tetap STEKPI yang dilengkapi dengan fasilitas ruang rapat dosen serta ruang komputer.
2.Ruang Dosen B, yaitu ruangan bagi dosen tetap STEKPI, yang dilengkapi dengan fasilitas ruang komputer.
3.Ruang Bagian Pelayanan Administrasi Akademik Mahasiswa.
4.Ruang Tunggu Dosen tidak tetap dan Pelayanan Perkuliahan.
5.Kantor Kas Pembantu Bank Bukopin.
Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Bangunan ini terletak di belakang Gedung Kuliah yang merupakan bangunan yang digunakan untuk segala kegiatan Senat Mahasiswa dan Organisasi Kemahasiswaan STEKPI lainnya.


Gedung Kuliah
Bangunan gedung kuliah berlantai 4 terdiri dari :
Lantai 1 terdiri dari:
a).Perpustakaan STEKPI, secara keseluruhan luas perpustakaan adalah 710 m2. Di perpustakaan tersebut terdapat ruangan-ruangan, yaitu:
Ruang Penyimpanan
Ruang Baca
Ruang kerja Kepala Perpustakaan dan Administrasi
b).Kelas besar sebanyak 4 unit, dengan kapasitas masing-masing 89 kursi.
c).Poliklinik Umum dan Gigi, yang melayani Mahasiswa, Dosen dan Karyawan STEKPI, dan Ruang Biro Konsultasi Mahasiswa (konsultasi psikologi).
d).Kafetaria yang berkapasitas 200 kursi dan dilengkapi dengan televisi sentral.

Lantai 2 terdiri dari:
a).Atrium dengan atap bersistem sliding sun-roof, yang dapat digunakan untuk ujian, kuliah umum, upacara dan pesta/perayaan dengan kapasitas 500 kursi.
b).Kelas kecil sebanyak 10 unit, dengan kapasitas masing-masing 50 kursi.
c).Ruang Seminar Biasa (Ruang Seminar I) yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan sebanyak 1 unit dengan kapasitas 30 kursi.
d).Ruang Seminar Eksekutif yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan sebanyak 1 unit dengan kapasitas 45 kursi.
e).Ruang Auditorium yang dilengkapi dengan fasilitas audio visual dan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 324 kursi.
f).Ruang laboratorium Komputer Akuntansi

Lantai 3 terdiri dari:
a).Ruang Properti Manajemen atau Ruang Sub Bagian Umum.
b).Kelas sedang sebanyak 10 unit dengan kapasitas masing-masing 68 kursi.
c).Laboratorium Bahasa, dengan fasilitas peralatan audio visual dan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 48 kursi.
d).Laboratorium Komputer, dilengkapi dengan 5 mode instruksi dan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 34 kursi. Lantai 4 terdiri dari:
a).Kelas ukuran sedang yang dilengkapi alat penyejuk ruangan sebanyak 10 unit dengan kapasitas masing-masing 64 kursi.
b).Ruang Tutor yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan sebanyak 8 unit yang terdiri dari:
4 unit masing-masing kapasitas 15 kursi.
4 unit masing-masing kapasitas 20 kursi.
c).Ruang Seminar Biasa (Seminar II) yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 30 kursi.
d).Ruang Seminar Biasa (Seminar III) yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 75 kursi.
e).Coffee Lounge dengan kapasitas 65 kursi.
f).Ruang Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPPM).
Gedung Kuliah
Bangunan gedung kuliah berlantai 4 terdiri dari :
Lantai 1 terdiri dari:
a).Perpustakaan STEKPI, secara keseluruhan luas perpustakaan adalah 710 m2. Di perpustakaan tersebut terdapat ruangan-ruangan, yaitu:
Ruang Penyimpanan
Ruang Baca
Ruang kerja Kepala Perpustakaan dan Administrasi
b).Kelas besar sebanyak 4 unit, dengan kapasitas masing-masing 89 kursi.
c).Poliklinik Umum dan Gigi, yang melayani Mahasiswa, Dosen dan Karyawan STEKPI, dan Ruang Biro Konsultasi Mahasiswa (konsultasi psikologi).
d).Kafetaria yang berkapasitas 200 kursi dan dilengkapi dengan televisi sentral.

Lantai 2 terdiri dari:
a).Atrium dengan atap bersistem sliding sun-roof, yang dapat digunakan untuk ujian, kuliah umum, upacara dan pesta/perayaan dengan kapasitas 500 kursi.
b).Kelas kecil sebanyak 10 unit, dengan kapasitas masing-masing 50 kursi.
c).Ruang Seminar Biasa (Ruang Seminar I) yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan sebanyak 1 unit dengan kapasitas 30 kursi.
d).Ruang Seminar Eksekutif yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan sebanyak 1 unit dengan kapasitas 45 kursi.
e).Ruang Auditorium yang dilengkapi dengan fasilitas audio visual dan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 324 kursi.
f).Ruang laboratorium Komputer Akuntansi

Lantai 3 terdiri dari:
a).Ruang Properti Manajemen atau Ruang Sub Bagian Umum.
b).Kelas sedang sebanyak 10 unit dengan kapasitas masing-masing 68 kursi.
c).Laboratorium Bahasa, dengan fasilitas peralatan audio visual dan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 48 kursi.
d).Laboratorium Komputer, dilengkapi dengan 5 mode instruksi dan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 34 kursi. Lantai 4 terdiri dari:
a).Kelas ukuran sedang yang dilengkapi alat penyejuk ruangan sebanyak 10 unit dengan kapasitas masing-masing 64 kursi.
b).Ruang Tutor yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan sebanyak 8 unit yang terdiri dari:
4 unit masing-masing kapasitas 15 kursi.
4 unit masing-masing kapasitas 20 kursi.
c).Ruang Seminar Biasa (Seminar II) yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 30 kursi.
d).Ruang Seminar Biasa (Seminar III) yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan, dengan kapasitas 75 kursi.
e).Coffee Lounge dengan kapasitas 65 kursi.
f).Ruang Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPPM).

Yayasan dan Pimpinan STEKPI
STEKPI didirikan oleh para tokoh Ekonomi Keuangan dan Perbankan di bawah Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia (YAPPINDO)
Ketua BPH YAPPINDO : Subiakto Tjakrawerdaja, SE
Wakil Ketua BPH YAPPINDO : Subiakto Tjakrawerdaja, SE
Dewan Penyatun :
Prof. Dr. Ali Wardhana
Drs. Abdulgani, MA
Drs. Rubby Djohan
Tanre Abeng, MBA
Drs. Marzuki Usman
Ketua STEKPI : Tony B. Trihartanto, Ph.D.
Wakil Ketua Bid. Akademik : M.Nashihin SE, M.Si
Wakil Ketua Bid. Administrasi Umum : Ir.M.Th.Anitawati, M.Sc
Wakil Ketua Bid. Kemahasiswaan : Venny.F.Mandang, SE, MM

Sertifikasi Kompetensi
Pada masa mendatang, dunia usaha dalam menerima karyawan disamping ijazah pendidkan formal, kompetensi pelamar menjadi selling point. STEKPI tengah mengembangkan mata kuliah dengan sertifikat kompetensi, yang berarti STEKPI menjamin kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menerapkan suatu bidang pengetahuan keterampilan.
Para lulusan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kontenporer dari dunia usaha dan pendidikan tenaga profesional yang dapat mengembangkan:

Tenaga Pengajar
Tenaga Pengajar terdiri dari dosen tetap, dosen tidak tetap dan praktisi yang memiliki pengalaman dan keahlian dibidang ekonomi, manajemen, akuntansi, keuangan dan perbankan dengan latar belakang pendidikan baik dari dalam dan luar negeri, serta memiliki jabatan akademik sampai dengan guru besar.Komposisi Tingkat Pendidikan :
S1 : 4%
S2 : 77%
S3 : 19%
Lulus Sarjana 3 Tahun
STEKPI tengah mengkaji kemungkinan penerapan trisemester pada masa datang yang terdiri dari : semester ganjil dan semester genap (wajib) dan semester percepatan (optional). Penerapan trisemester diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dengan masa studi singkat. penerapan trisemester yang dilengkapai dengan kelas remedial diharapkan mampu mempersingkat masa studi normal mahasiswa dalam kisaran kurang dari 3,5 tahun.Jumlah kredit dalam satu tahun yang dapat diambil mahasiswa maksimal 48 sks baru. Batasan ini ditetapkan agar lulusan STEKPI dapat matang, tidak semata-mata mengejar pencapaian sks dan IPK, tetapi juga berpartisipasi dalam kegiatan kemahasiswaan, magang kerja pada dunia usaha, pelatihan keterampilan profesional dan lain-lain.
Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas mahasiswa yang pintar mengikuti berbagai pengembangan diri, baik di dalam kampus dan di luar kampus.Kegiatan magang kerja semakin terbuka luas, karena masa liburan untuk magang kerja dalam kisaran waktu 3 bulan. Perubahan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa di bawah rata-rata agar mampu menyelesaikan masa studi dalam kisaran waktu normal.




Strategi Pembelajaran Aktif

Strategi Pembelajaran Aktif terbukti mampu menstimulan daya penalaran mahasiswa. STEKPI secara bertahap menerapkan Strategi Pembelajaran Aktif. Strategi Pembelajaran Aktif menuntut dosen mampu menyampaikan konsep substansi kajian, contoh aplikasi dan perhitungannya, real world, interaksi dan partisipasi mahasiswa, serta review materi dalam setiap perkuliahan.

Pengertian Sistem Informasi Data

Pengertian Sistem, Informasi, Data,SistemSuatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Esensinya sistem terdiri dari:1. komponen-komponen dalam sistem tersebut, mencakup- perangkat keras/hardware,- perangkat lunak/software,- prosedur-prosedur/procedure,- perangkat manusia/brainware, dan- informasi/information itu sendiri;2.serta fungsi-fungsi teknologi di dalamnya yaitu:- input,- proses/process,- output,- penyimpanan/storage dan- komunikasi/communication.InformasiKeterangan, penerangan. Data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata, sehingga dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil keputusan, dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang. Susunan hirarki informasi mulai dari data/fakta, kemudian diseleksi dan diolah menjadi sesuatu yang bergunaDataFakta, atau bagian dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simbol-simbol, gambar-gambar, kata-kata, angka-angka, huruf-huruf, atau simbol-simbol yang menunjukkan suatu ide, objek, kondisi, atau situasi dan lain-lain. Data itu sendiri merupakan bentuk jamak dari datum yang berarti informasi. Jelasnya data itu dapat berupa apa saja dan dapat ditemui di mana saja. Kemudian kegunaan dari data adalah sebagai bahan dasar yang obyektif (relatif) di dalam proses penyusunan kebijaksanaan dan keputusan oleh Pimpinan Organisasi.

TPS (Transaction Processing System)

Transaction processing systems (TPS) berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing systems). Transaction processing systems mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan/inventori. Transaction processing systems menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal. Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek gaji karyawan, kuitansi penjualan, order pembelian, formulir pajak, dan rekening keuangan. TPS juga memperbaharui database yang digunakan perusahaan untuk diproses lebih lanjut oleh SIM.


Transaction Processing Systems (TPS)Sistem informasi komputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi.
Transaction Processing System (TPS) adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS menghapus rasa bosan saat melakukan transaksi operasional sekaligus mengurangi waktu, meskipun orang masih harus memasukkan data ke sistem komkputer secara manual.Transaction Processing System merupakan sistem tanpa batas yang memungkinkan organisasi berinteraksi dengan lilngkungan eksternal. Karena manajer melihat data-data yang dihasilkan oleh TPS untuk memperbaharui informasi setiap menit mengenai apa yang terjadi di perusahaan mereka. Dimana hal ini sangat peting bagi operasi bisnis dari hari ke hari agar sistem-sistem ini dapat berfungsi dengan lancar dan tanpa interupsi sama sekali.